Search
  • Arief Bachtiar

Ini tiga sub-sektor ekonomi kreatif yang sedang digenjot pemerintah!

Updated: Sep 15

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator kemajuan sebuah negara. Umumnya sebuah negara dapat mengklaim dirinya merupakan negara yang maju Ketika negara tersebut dapat membangun sebuah trend pertumbuhan ekonomi yang positif.



Trend pertumbuhan ekonomi yang positif juga dapat dijadikan sebagai salah satu indikator kesejahteraan penduduk di negara tersebut.


Perlu diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi yang positif tidak cukup dengan ditempuh melalui upaya dari pemerintah saja, perlu upaya dari masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan kemandirian ekonomi bernegara. Salah satu wujud dari kemandirian yang dapat ditempuh oleh masyarakat adalah dengan berbisnis atau berwirausaha.


Berwirausaha atau berbisnis menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan trend pertumbuhan ekonomi yang positif. Hal ini tentunya membutuhkan sinergi dari setiap pihak yang berkepentingan di dalamnya. Masyarakat yang berwirausaha juga dituntut untuk aktif, inovatif dan solutif untuk mewujudkan usaha-usaha yang adaptif, salah satunya adalah melalui ekonomi kreatif.


Kabar baiknya, ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu aspek yang sedang didorong oleh pemerintah untuk berkembang demi menyokong perekonomian negara. Berikut 3

sub-sektor ekonomi kreatif yang sedang digenjot pemerintah. Check this out :


1. Kuliner


Bisnis kuliner tentunya menjadi salah satu bisnis yang pertumbuhannya cukup pesat di Indonesia. Meskipun demikian banyak dari bisnis kuliner yang saat ini harus menanggung kerugian akibat pandemi covid 19 yang tidak kunjung usai. Pada saat krisis 1998 bisnis kuliner berhasil menunjukkan tajinya, terbukti dari banyaknya bisnis kuliner yang masih bertahan meskipun negara saat itu sedang dilanda oleh krisis ekonomi besar-besaran. Alhasil hingga saat ini negara menaruh perhatian kepada bisnis kuliner karena dianggap sebagai salah satu sektor bisnis yang memiliki resistensi yang cukup baik.


2. Bisnis Fashion


Bisnis Fashion adalah bisnis besar yang banyak mengangkat nama Indonesia di kancah Internasional. Bisnis fashion saat ini menjadi urutan kedua dalam kontribusi total revenue program #BeliKreatifLokal sebesar 39,4 persen. #BeliKreatifLokal sendiri merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Kemenparekraf sebagai salah satu institusi yang mengakomodir ekonomi kreatif di Indonesia. Pencapaian Bisnis Fashion ini tentunya tidak lepas dari peran kemajuan teknologi dan kemudahan berbelanja yang ditawarkan oleh revolusi industri 4.0. Kemajuan Teknologi ini tentunya memberi ruang bagi para pelaku bisnis fashion untuk bisa bersaing dengan brand-brand kenamaan dunia tanpa harus khawatir dengan biaya yang membengkak. Para pebisnis fashion dapat bernafas sedikit lebih longgar dan cukup fokus dengan built quality dari produk yang mereka tawarkan.


3. Bisnis Kriya


Bisnis kriya merupakan salah satu sub-sektor ekonomi kreatif yang juga mendunia sama halnya dengan fashion. Bisnis kriya rata-rata mencatatkan rekor baru pendapatannya setelah mengikuti bimbingan program #BeliKreatifLokal yang merupakan salah satu program Kemenparekraf dalam rangkan menggenjot ekonomi kreatif di Indonesia. Soiree adalah Salah satu pelaku industri kreatif yang sukses melalui program tersebut. Sejak Agustus 2020 lalu, kerajinan tangan ini berhasil mendapatkan pesanan dalam jumlah besar. Beberapa industri kriya yang berhasil terserap dalam program ini di antaranya adalah Avalo, Origamix, Deli’o Craft, dan Nowy Craft.


Ketiga bisnis di atas memberikan rasa optimisme baru kepada para pelaku UMKM di Indonesia. Semua pebisnis berharap agar tidak patah arang dan selalu ada cara untuk selamat dari pandemi ini. Kalau kamu bagaimana?

10 views0 comments